Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA adalah perangkat sensor arus tipe terbuka (open-loop) canggih yang dirancang untuk memberikan solusi pemantauan arus listrik dengan presisi tinggi. Menggunakan teknologi efek Hall terbaru, sensor ini mampu mengukur arus bolak-balik (AC) maupun arus searah (DC) secara real-time tanpa kontak fisik langsung dengan konduktor, sehingga memberikan keamanan isolasi yang maksimal.
Teknologi Canggih Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA
Salah satu fitur paling unggul dari Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA adalah kemampuannya dalam memberikan waktu respon (response time) yang sangat cepat, yaitu kurang dari atau sama dengan 5 mikrodetik (≤5us). Kecepatan respon yang luar biasa ini sangat krusial untuk sistem proteksi beban berlebih (overload) dan kontrol motor industri yang memerlukan pemantauan arus instan guna mencegah kerusakan komponen elektronika daya.
Desain fisik sensor ini menggunakan sistem split-core dengan bukaan φ20mm. Hal ini memungkinkan pemasangan yang sangat mudah tanpa perlu membongkar kabel atau mematikan sistem (pemasangan penjepit). Selain itu, unit ini juga dilengkapi dengan lubang sekrup untuk pemasangan tetap pada panel, memberikan stabilitas mekanis yang baik saat digunakan dalam jangka panjang.
Spesifikasi Teknis Detail Seri AHKC-EKA
Performa Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA didukung oleh komponen berkualitas tinggi dengan rincian spesifikasi sebagai berikut:
Nilai Input Arus: Mendukung rentang arus luas 0~±500A DC atau 0~500A AC.
Nilai Output Sinyal: Menghasilkan output linear 0~±5Vdc atau ±4Vdc yang kompatibel dengan berbagai modul controller.
Akurasi Pengukuran: Memiliki standar akurasi Class 1.0 untuk hasil data yang handal.
Sumber Daya (Power Supply): Beroperasi pada tegangan DC ±12V hingga ±15V.
Ukuran Bukaan (Phi): Diameter lubang 20mm, ideal untuk kabel daya industri menengah.
Sertifikasi Keamanan: Memenuhi standar CE, IEC, dan LVD, memastikan produk layak digunakan untuk pasar global.
Aplikasi Luas di Berbagai Bidang
Penerapan Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA sangat luas, mulai dari sistem tenaga surya (PV inverter), sistem manajemen baterai (BMS), hingga stasiun pengisian kendaraan listrik (EV Charging). Kemampuannya mendeteksi arus DC menjadikannya komponen vital dalam industri telekomunikasi untuk memantau beban daya pada menara BTS.
Dalam lingkungan industri metalurgi atau pengelasan, sensor ini digunakan untuk memantau kestabilan arus kerja mesin guna memastikan kualitas produksi yang konsisten. Dengan isolasi galvanik yang sangat tinggi, risiko kebocoran arus dari kabel primer ke sirkuit kontrol dapat diminimalisir sepenuhnya, memberikan ketenangan bagi operator sistem.
Keunggulan Instalasi Split-Core
Mengapa teknisi lebih memilih Sensor Arus Efek Hall AHKC-EKA dibandingkan tipe inti padat? Jawabannya adalah efisiensi pengerjaan. Dalam proyek retrofit (pembaruan sistem lama), memotong kabel besar untuk memasukkan sensor adalah hal yang memakan waktu dan biaya. Dengan teknologi split-core dari AHKC-EKA, proses instalasi hanya memakan waktu beberapa menit tanpa mengganggu operasional sistem yang sedang berjalan.





Reviews
There are no reviews yet.